Aspek-aspek berikut harus diperhatikan saat menyimpan lilin beraroma :
Suhu
Hindari suhu tinggi: Lilin beraroma sebaiknya dijauhkan dari sumber panas seperti pemanas dan AC, serta tempat yang terkena sinar matahari langsung. Temperatur yang tinggi akan melunakkan, mengubah bentuk, atau bahkan melelehkan lilin, sehingga mengakibatkan permukaan lilin tidak rata dan bentuk lilin rusak. Hal ini juga dapat menyebabkan wewangian menguap sebelum waktunya, sehingga mempengaruhi efek penggunaan. Suhu penyimpanan ideal umumnya antara 10℃-25℃.
Cegah suhu rendah: Suhu yang terlalu rendah juga dapat menyebabkan kerusakan pada lilin wangi, seperti retak pada lilin, terutama lilin yang mengandung bahan lilin alami seperti lilin lebah. Jadi jangan letakkan lilin beraroma di luar ruangan yang dingin atau di lingkungan bersuhu rendah tanpa sekat.
Kelembaban
Tetap kering: Lilin beraroma harus ditempatkan di lingkungan yang kering, dan kelembapan harus dijaga sekitar 40%-60%. Lingkungan yang lembab dapat menyebabkan uap air mengembun di permukaan lilin, melunakkan lilin, dan juga dapat menyebabkan tumbuhnya jamur, sehingga mempengaruhi kualitas dan penampilan lilin. Tempat lembab seperti kamar mandi tidak cocok untuk menyimpan lilin wangi.
Pencahayaan
Hindari cahaya yang kuat: Cahaya yang kuat, terutama sinar ultraviolet di bawah sinar matahari, akan memudarkan warna lilin wangi, dan juga dapat mengubah struktur kimia wewangian sehingga menyebabkan wewangian berubah. Oleh karena itu, sebaiknya simpan lilin wangi di lemari atau laci yang gelap.
Pilih kemasan yang sesuai: Jika lilin wangi tidak memiliki kemasan aslinya, lilin tersebut dapat dibungkus dalam kotak kertas gelap atau kantong kain untuk menghalangi cahaya dan mengurangi dampak cahaya pada lilin.
Aspek lainnya
Mencegah terjepit: Lilin beraroma sebaiknya diletakkan di tempat yang stabil dan aman agar tidak terjepit atau terbentur dengan benda lain untuk mencegah lilin berubah bentuk atau rusak. Jika beberapa lilin disimpan, pastikan ada jarak tertentu di antara keduanya dan jangan saling menekan.
Jauhkan dari bau: Lilin beraroma mudah menyerap bau di sekitarnya, jadi hindari menyatukannya dengan benda yang berbau menyengat, seperti bawang merah, bawang putih, dll, agar lilin tidak menyerap bau dan mempengaruhi wanginya sendiri.
Simpan secara terpisah: Lilin beraroma dengan wewangian berbeda sebaiknya disimpan secara terpisah untuk mencegah wewangian tercampur satu sama lain dan menjaga kemurnian wewangiannya masing-masing.
Perhatikan penyegelannya: Jika lilin wangi memiliki kemasan asli, segellah setelah digunakan; jika tidak memiliki kemasan aslinya, Anda dapat menggunakan bungkus plastik atau kantong tertutup untuk membungkus lilin untuk mencegah debu, rambut dan kotoran lainnya jatuh ke permukaan lilin, yang juga dapat mengurangi keluarnya wewangian.






